Sepertinya untuk tulisan kali ini saya akan total bercerita dan berbagi pengalaman, ya mungkin jatuhnya bisa jadi curhat.. Ketidakmengertiannya selalu diawali dengan satu pertanyaan bodoh, "harus dimulai dari mana ya?". Pertanyaan yang terkadang menghambat motivasi saya dalam proses perwujudan impian-impian yang saya ingin dapatkan. Jujur saja isi kepala ini sebenarnya penuh dengan impian-impian yang tentunya harapan saya ingin segera merealisasikannya, tetapi entah mengapa ketika segala sesuatunya akan berjalan dengan mudah, proses perwujudan impian itu terasa hanya melayang-layang saja di atas kepala ini?. Apakah terlalu teoritis, sehingga saya lupa dengan aksi yang semestinya saya kejar dengan tenaga ekstra?. Ini BUKAN TULISAN KEPUTUS ASAAN!. Sekedar bahan renungan merefleksi jati diri pribadi, dan mungkin hal yang sama terjadi juga kepada para sahabat HoR. Singkatnya, dengan berbagi pengalaman, mudah-mudahan kita akan mendapatkan pola yang tepat untuk menyingkirkan satu pertanyaan bodoh diatas!.
Impian, Cita-Cita, Doa, dan Harapan
Seingat saya, sewaktu kecil ketika ditanya tentang cita-citanya mau jadi apa, dengan lantang saya selalu menjawab ingin jadi Pilot!. Mungkin pola pikir anak-anak yang sederhana saat itu mengantarkan saya berangan-angan ingin terbang membawa serta Ibu dan Bapak keliling dunia. Proses perwujudan cita-cita dimulai. Ingin jadi apa saya sebenarnya?
Sukses dunia akhirat tentu itu sebuah tujuan, tetapi bagi saya itu terlalu umum unutk memposisikan harapan yang ingin saya wujudkan.
Hari ini saya sedang berkonsentrasi menyelesaikan kuliah untuk mendapat ilmu bagaimana menjadi Guru Matematika yang handal. (Do'akan saya agar diberi kelancaran untuk menuntaskannya, Amin!)
Alhamdulillah proses perwujudan cita-cita untuk menjadi seorang Guru yang handal, sedang saya jalani. Meskipun rasanya hingga detik ini berlangsung, saya tidak pernah bercita-cita akan menjadi seorang Guru. Jalan hidup adalah hak-Nya, sedangkan proses untuk menemukan jalan tersebut adalah upaya kita. Puji syukur, meskipun belum mendapat gelar sarjana pendidikan, tetapi saya sudah dipercaya untuk mengamalkan ilmu yang saya dapatkan dibangku kuliah untuk ditransferkan kembali kepada anak-anak didik saya (les privat). Hasilnya, selain pengalaman yang didapat, saya juga bisa menikmati jerih payah door to door tersebut sekedar untuk jajan, inilah profesi.
Namun, "harus dimulai dari mana ya?" meng-upgrade kualitas diri kita? sedangkan disisi lain minat saya terhadap impian-impian yang bisa dijadikan profesi juga membutuhkan perhatian yang sama besarnya. Menjadi seorang musisi adalah impian terbesar saya, bahkan kelasnya sudah termasuk obsesi!. Proses penataan mimpi menjadi seorang entertainer, sudah saya mulai sejak masih dibangku SMP, begitu akrabnya dengan dunia ini, menghadapi orang banyak untuk menghibur mereka merupakan kepuasan tersendiri, saya masih berharap, ini bisa dijadikan sebuah profesi, karena perwujudan proses menjadi seorang musisi masih saya lakukan, dengan segala tantangnya. Belum lagi minat saya untuk menggeluti dunia politik begitu menggebu-gebu, prosesnya saya mendapatkan pengalaman yang sangat berharga ketika saya dipercaya untuk diberi amanah menjalankan roda organisasi di mana tempat saya menimba ilmu sekarang. Terlintas dalam benak ini untuk terjun langsung menjadi anggota suatu partai politik dengan harapan kelak saya akan memimpin suatu daerah dengan seadil-adilnya, karena gerah melihat situasi perpolitikan sekarang.
Sekedar informasi sayapun masih berhasrat untuk menjadi seorang penulis, ini karena kecintaan saya terhadap bidang jurnalistik..
Akhirnya sampailah saya dipersimpangan jalan, "harus dimulai dari mana ya?".
Hemat saya, Saya akan menjadi seorang Presiden yang adil, yang memenangkan penghargaan MTV Music Award bersama band saya, sambil terus menuangkan berbagai ide kedalam sebuah tulisan dan tetap menjadi seorang Guru dari sebuah bangsa yang besar!. AMIN!
Believe adalah kunci untuk mewujudkan itu semua. Sekarang bagaimana dengan sahabat, yang mempunyai banyak keinginan juga?. Bagaimana cara menghadapi pertanyaan bodoh tersebut?.
Ah, semoga saja tujuan kita tetap sama SUKSES DUNIA-AKHIRAT!
Tetapi Prioritas itu penting jika sahabat belum mampu mensinergikan semua keinginan sahabat!
Sukses selalu..
Salam,
Penulis HoR
Sabtu, 11 Agustus 2012
Senin, 06 Agustus 2012
Mereka yang Gagal dan Mengubah Dunia
Salam hangat sahabat! Ada beberapa artikel yang menarik yang saya dapati di salah satu web media cetak yang sudah lama eksis di tatar priangan.. Ya Harian Umum Galamedia! Okelah saya beriklan disini, tapi tak mengapa karena atas kebaikan mereka saya diizinkan menyalin beberapa artikel untuk di share di HoR.
Berikut artikel nya.. Selamat membaca, dan semoga menjadi motivasi bagi kita! :)
Berikut artikel nya.. Selamat membaca, dan semoga menjadi motivasi bagi kita! :)
Mereka yang Gagal dan Mengubah Dunia
Abraham Lincoln
SALAH satu presiden Amerika Serikat yang dipandang paling
berhasil adalah Abraham Lincoln. Banyak ulasan yang membahas beragam
sisi kehidupannya. Namun yang juga menonjol adalah determinasinya.
Lincoln sepertinya tidak mengenal kata gagal. Bukan berarti selalu
mencapai keberhasilan, tetapi presiden yang kematiannya dikaitkan dengan
teori konspirasi itu dikenal tidak pernah terintimidasi oleh kegagalan.
Sebelum menjadi presiden Lincoln bahkan disebut sebagai contoh klasik mereka yang berani gagal. Setidaknya selama periode 1831 hingga 1858 ia mengalami berbagai kegagalan di bidang bisnis dan kehidupan politik. Namun akhirnya pada tahun 1860, ia dilantik sebagai presiden Amerika yang ke-16 dan menjadi salah seorang yang tersukses dalam sejarah Amerika.
Sementara itu di bidang ilmu pengetahuan dunia kini mengenai Albert Enstein. Ilmuwan besar abad ke-20 yang terkenal dengan teori relativitasnya yang juga peraih Nobel. Namun yang jarang diketahui Einstein tidak lahir dengan kecerdasan begitu saja. Di masa kecilnya mengidap autisme dan kesulitan menangkap pelajaran. Namun semua itu memotivasinya untuk fokus pada satu bidang dan menerima kegagalan sebagai proses dari sebuah tujuan.
Selain kedua tokoh tersebut masih banyak sosok lainnya yang juga membuktikan bahwa meski harus mengalami serangkaian kegagalan, mereka tetap kembali dan menunjukkan semua itu tak lain pijakan menuju tujuan yang sesungguhnya. Menghargai kemampuan diri sendiri sekaligus menginspirasi banyak pihak. Siapa saja mereka, berikut di antaranya.
Thomas Edison
Jika sosok yang satu ini langsung menyerah pada percobaan pertamanya dan tidak memiliki keyakinan untuk tetap mencoba hingga lebih dari ratusan kali, mungkin kita harus menunggu lebih lamahingga mengenal bola lampu. Tapi kepribadian seperti itu tidak dimiliki Thomas Alva Edison. Namanya kini masuk dalam jajaran penemu sepanjang masa. Namun sebelum berhasil dengan bola lampunya, Thomas kecil harus mengalami banyak kendala saat belajar.
Di usianya yang baru 4 tahun, Tommy yang memiliki masalah dengan pendengaran juga harus menerima perlakukan diskriminatif dari gurunya. Ia pulang sekolahdengan membawa secarik kertas berisi pemberitahuan bahwa kesulitannya menangkap pelajaran membuatnya diminta mengundurkan diri dari sekolah. Namun sang ibu rupanya tidak setuju. Ia kemudian membimbing anaknya itu dengan keteguhan hingga Tommy kecil memiliki determinasi yang sama dan kemampuan untuk fokus di bidang yang disukainya.
Thomas Alva Edison tercatat hanya bersekolah sekitar tiga bulan. Namun di tengah keterbatasan pendengaran, dengan bimbingan sang ibu, Nancy Edison, ia terus maju hingga menjadi seorang genius berkat keyakinannya bahwa kegagalan di satu fase bukan akhir segalanya. Melainkan awal untuk fase-fase selanjutnya.
Chris Gardner
Salah satu film yang sukses dibintangi aktor Will Smith adalah Pursuit of Happyness. Sebuah film yang diangkat dari buku yang ditulis berdasarkan kisah nyata kehidupan Christoper Paul Gardner. Awalnya Gardner tak lebih dari seorang tunawisma. Ia kehilangan tempat tinggal, ditinggalkan keluarga, ditangkap polisi, kesulitan membayar kredit hingga harus menggelandang. Namun meski tidak berpendidikan ia bertekad mengubah kegagalannya menjadi tangga pembelajaran.
Ia pun belajar terlibat di dunia saham. Bertahun-tahun dilewati dengan trial and error hingga akhirnya Gardner kini dikenal sebagai salah satu sosokpalingsukses di Amerika Serikat. Ia juga mendedikasikan hidupnya sebagai motivator dan filantropis. Ia juga pemilik Gardner Rich & Co, sebuah perusahaan pialang saham.
Sebelum menjadi presiden Lincoln bahkan disebut sebagai contoh klasik mereka yang berani gagal. Setidaknya selama periode 1831 hingga 1858 ia mengalami berbagai kegagalan di bidang bisnis dan kehidupan politik. Namun akhirnya pada tahun 1860, ia dilantik sebagai presiden Amerika yang ke-16 dan menjadi salah seorang yang tersukses dalam sejarah Amerika.
Sementara itu di bidang ilmu pengetahuan dunia kini mengenai Albert Enstein. Ilmuwan besar abad ke-20 yang terkenal dengan teori relativitasnya yang juga peraih Nobel. Namun yang jarang diketahui Einstein tidak lahir dengan kecerdasan begitu saja. Di masa kecilnya mengidap autisme dan kesulitan menangkap pelajaran. Namun semua itu memotivasinya untuk fokus pada satu bidang dan menerima kegagalan sebagai proses dari sebuah tujuan.
Selain kedua tokoh tersebut masih banyak sosok lainnya yang juga membuktikan bahwa meski harus mengalami serangkaian kegagalan, mereka tetap kembali dan menunjukkan semua itu tak lain pijakan menuju tujuan yang sesungguhnya. Menghargai kemampuan diri sendiri sekaligus menginspirasi banyak pihak. Siapa saja mereka, berikut di antaranya.
Thomas Edison
Jika sosok yang satu ini langsung menyerah pada percobaan pertamanya dan tidak memiliki keyakinan untuk tetap mencoba hingga lebih dari ratusan kali, mungkin kita harus menunggu lebih lamahingga mengenal bola lampu. Tapi kepribadian seperti itu tidak dimiliki Thomas Alva Edison. Namanya kini masuk dalam jajaran penemu sepanjang masa. Namun sebelum berhasil dengan bola lampunya, Thomas kecil harus mengalami banyak kendala saat belajar.
Di usianya yang baru 4 tahun, Tommy yang memiliki masalah dengan pendengaran juga harus menerima perlakukan diskriminatif dari gurunya. Ia pulang sekolahdengan membawa secarik kertas berisi pemberitahuan bahwa kesulitannya menangkap pelajaran membuatnya diminta mengundurkan diri dari sekolah. Namun sang ibu rupanya tidak setuju. Ia kemudian membimbing anaknya itu dengan keteguhan hingga Tommy kecil memiliki determinasi yang sama dan kemampuan untuk fokus di bidang yang disukainya.
Thomas Alva Edison tercatat hanya bersekolah sekitar tiga bulan. Namun di tengah keterbatasan pendengaran, dengan bimbingan sang ibu, Nancy Edison, ia terus maju hingga menjadi seorang genius berkat keyakinannya bahwa kegagalan di satu fase bukan akhir segalanya. Melainkan awal untuk fase-fase selanjutnya.
Chris Gardner
Salah satu film yang sukses dibintangi aktor Will Smith adalah Pursuit of Happyness. Sebuah film yang diangkat dari buku yang ditulis berdasarkan kisah nyata kehidupan Christoper Paul Gardner. Awalnya Gardner tak lebih dari seorang tunawisma. Ia kehilangan tempat tinggal, ditinggalkan keluarga, ditangkap polisi, kesulitan membayar kredit hingga harus menggelandang. Namun meski tidak berpendidikan ia bertekad mengubah kegagalannya menjadi tangga pembelajaran.
Ia pun belajar terlibat di dunia saham. Bertahun-tahun dilewati dengan trial and error hingga akhirnya Gardner kini dikenal sebagai salah satu sosokpalingsukses di Amerika Serikat. Ia juga mendedikasikan hidupnya sebagai motivator dan filantropis. Ia juga pemilik Gardner Rich & Co, sebuah perusahaan pialang saham.
Van Beethoven
Musik klasik merupakan jenis musik yang memerlukan harmonisasi tingkat tinggi. Namun semakin kompleks hamoni yang dibangun faktanya semakin indah komposisinya. Musik klasik bahkan menjadi bagian dari terapi sebelum melahirkan karena dipercaya bisa membuat relaks tidak hanya sang ibu tapi juga baik untuk menstimulan perkembangan bayi di dalam kandungan. Salah satu komposer musik klasik yang paling dikenal adalah Ludwig van Beethoven.
Namun dengan aliran musik yang dipilihnya, jangan dikira Beethoven lahir dengan semua kecakapan dan perangkat yang diperlukan untuk menjadi komponis besar. Bahkan sebelum lahir, ia sudah "diragukan". Saat itu ibunya telah dikaruniai delapan orang anak. Tidak hanya itu, tiga di antaranya tuli, dua buta, satu mengalami gangguan mental, dan ia sendiri dinyatakan mengidap sipilis. Namun ia tetap menjaga kandungannya hingga akhirnya lahir anak yang kesembilan dan dengan semua kekurangannya menjadi komponis dunia.
Ketertarikan pada dunia musik membuat Ludwig van Beethoven akhirnya sangat fokus pada bidang yang digelutinya ini. Hal ini bukan sesuatu yang mudah karena justru di akhir dua puluhan, tanda-tanda ketulian mulai dirasakannya. Namun Beethoven mencari caranya sendiri dan serangkaian kegagalan yang dialami justru semakin membuatnya peka terhadap suara dan visi akan harmonisasi Akhirnya dunia pun menjadi saksi keteguhannya dan menempatkan komposisinya sebagai bagian dari mahakarya.
Di antara karya Beethoven yang hingga kini tetap menjadi pilihan adalah 9 simfoni, 32 sonata piano, 5 piano concerto, 10 sonata untuk piano dan biola, serangkaian kuartet gesek, musik vokal, musik teater, dan masih banyak lainnya.
Musik klasik merupakan jenis musik yang memerlukan harmonisasi tingkat tinggi. Namun semakin kompleks hamoni yang dibangun faktanya semakin indah komposisinya. Musik klasik bahkan menjadi bagian dari terapi sebelum melahirkan karena dipercaya bisa membuat relaks tidak hanya sang ibu tapi juga baik untuk menstimulan perkembangan bayi di dalam kandungan. Salah satu komposer musik klasik yang paling dikenal adalah Ludwig van Beethoven.
Namun dengan aliran musik yang dipilihnya, jangan dikira Beethoven lahir dengan semua kecakapan dan perangkat yang diperlukan untuk menjadi komponis besar. Bahkan sebelum lahir, ia sudah "diragukan". Saat itu ibunya telah dikaruniai delapan orang anak. Tidak hanya itu, tiga di antaranya tuli, dua buta, satu mengalami gangguan mental, dan ia sendiri dinyatakan mengidap sipilis. Namun ia tetap menjaga kandungannya hingga akhirnya lahir anak yang kesembilan dan dengan semua kekurangannya menjadi komponis dunia.
Ketertarikan pada dunia musik membuat Ludwig van Beethoven akhirnya sangat fokus pada bidang yang digelutinya ini. Hal ini bukan sesuatu yang mudah karena justru di akhir dua puluhan, tanda-tanda ketulian mulai dirasakannya. Namun Beethoven mencari caranya sendiri dan serangkaian kegagalan yang dialami justru semakin membuatnya peka terhadap suara dan visi akan harmonisasi Akhirnya dunia pun menjadi saksi keteguhannya dan menempatkan komposisinya sebagai bagian dari mahakarya.
Di antara karya Beethoven yang hingga kini tetap menjadi pilihan adalah 9 simfoni, 32 sonata piano, 5 piano concerto, 10 sonata untuk piano dan biola, serangkaian kuartet gesek, musik vokal, musik teater, dan masih banyak lainnya.
Louis Braille
Menjadi peretas yang menunjukkan jalan bagi sesama dengan kesulitan serupa adalah jalan hidup yang dipilih Louis Braille. Jika musibah yang sebelumnya menimpanya membuat frustrasi dan putus asa maka entah apa nama huruf yang kini digunakan para penyandang tunanetra untuk saling berkomunikasi. Tidak banyak yang memiliki determinasi seperti ini tetapi Louis mencatatkan namanya sebagai satu di antaranya.
Awalnya Louis mengalami masalah penglihatan saat di usia 3 tahun tanpa sengaja melukai matanya sendiri dengan alat pembuat lubang dari perkakas kerja milik ayahnya. Namun kemudian masalah penglihatan ini semakin memburuk saat mata yang satunya lagi terkena sympathetic ophthalmia. Sejenis infeksi yang terjadi karena kerusakan mata sebelumnya. Louis pun harus kehilangan penglihatannya.
Meski demikian kebutaan tidak menghalangi aktivitasnya. Ia bahkan menciptakan jenis huruf tersendiri yang bisa dibaca tanpa harus dilihat. Louis menyusun serangkaian "kode" yang masing-masing setara dengan susunan alphabet dan bisa digunakan untuk berkomunikasi. Awalnya huruf-huruf baru ini hanya digunakan secara terbatas tapi setelah terbukti mudah dan aksesibel maka temuannya itu pu n dipatenkan dan hingga kini siapa pun mengenal huruf Braille.
Menjadi peretas yang menunjukkan jalan bagi sesama dengan kesulitan serupa adalah jalan hidup yang dipilih Louis Braille. Jika musibah yang sebelumnya menimpanya membuat frustrasi dan putus asa maka entah apa nama huruf yang kini digunakan para penyandang tunanetra untuk saling berkomunikasi. Tidak banyak yang memiliki determinasi seperti ini tetapi Louis mencatatkan namanya sebagai satu di antaranya.
Awalnya Louis mengalami masalah penglihatan saat di usia 3 tahun tanpa sengaja melukai matanya sendiri dengan alat pembuat lubang dari perkakas kerja milik ayahnya. Namun kemudian masalah penglihatan ini semakin memburuk saat mata yang satunya lagi terkena sympathetic ophthalmia. Sejenis infeksi yang terjadi karena kerusakan mata sebelumnya. Louis pun harus kehilangan penglihatannya.
Meski demikian kebutaan tidak menghalangi aktivitasnya. Ia bahkan menciptakan jenis huruf tersendiri yang bisa dibaca tanpa harus dilihat. Louis menyusun serangkaian "kode" yang masing-masing setara dengan susunan alphabet dan bisa digunakan untuk berkomunikasi. Awalnya huruf-huruf baru ini hanya digunakan secara terbatas tapi setelah terbukti mudah dan aksesibel maka temuannya itu pu n dipatenkan dan hingga kini siapa pun mengenal huruf Braille.
Hatur nuhun..
Salam,
Penulis HoR
Minggu, 05 Agustus 2012
Kuliah Kerja Nyata
Hollaaaa.. Lama sudah tidak bersentuhan dengan catatan kecilku ini. Memang meluangkan waktu untuk menulis di HoR begitu sulit akhir-akhir ini, itu karena kemarin saya sedang sibuk dengan urusan KKN. Eits.. tunggu dulu KKN yang ini bukan KKN yang ada hubungannya dengan KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi, red).. KKN yang sudah terlaksana itu adalah konon katanya ritual wajib bagi seorang mahasiswa dalam proses pencarian jati diri sesungguhnya ketika dia ada di tengah masyarakat, apalagi kalau bukan Kuliah Kerja Nyata atau biasa dinamakan Pengabdian pada Masyarakat.
Sangat Mengesankan
Ya, berkesan ! Saya berani menjamin kegiatan KKN pastilah berkesan pada akhirnya. Bagi sahabat yang sudah merasakan KKN, maka akan setuju dengan pernyataan yang saya ungkapkan, kecuali memang sahabat tidak menciptakan kesan yang baik dalam KKN itu sendiri.
Banyak cerita dan manfaat yang saya dapatkan selama kegiatan tersebut berlangsung.
Ternyata tidak mudah untuk menerapkan ilmu yang telah didapat diperkuliahan untuk dipraktekkan dalam kehidupan nyata! Saya tidak pernah diajarkan mata kuliah khusus untuk bersosialisasi dengan masyarakat, praktek pidato langsung didepan para Perangkat Desa, atau sekedar materi keterampilan tangan untuk melatih ibu-ibu PKK agar produktif. Semua itu saya dapatkan otodidak selama KKN!. Betapa luar biasanya pengaruh yang dibawa dari kegiatan tersebut.
Maka sedikit bekal untuk para sahabat saya akan berbagi pengalaman yang mungkin bisa jadi gambaran umum seperti apa KKN yang akan sahabat hadapi nanti.
Urusan Penyusunan Program Kerja
Ini adalah ruh nya KKN sahabat, karena tanpa program kerja, sahabat bukan melaksanakan KKN tetapi sedang berlibur bersama rekan-rekan sahabat! Program kerja apa yang harus dibuat? Tidak usah bingung-bingung untuk menyusun program kerja yang ada. Hal pertama yang harus dilakukan dalam penyusunan program kerja adalah adanya studi pendahuluan oleh sahabat ke lokasi dimana sahabat akan KKN nanti, deskripsikanlah lingkungan sekitarnya seperti apa, pendeskripsian tentang ; kondisi geografis, latar belakang pendidikan warga sekitar, profesi mayoritas yang ada dilingkungan tersebut harus dapat diketahui secara singkat karena biasanya studi pendahuluan dilaksanakan H-5 KKN, agar nanti ketika pelaksanaan KKN kita tidak susah payah unutk beradaptasi dengan lingkungan sekitar. Barulah setelah studi pendahuluan kita kita dapat gambaran unutk menyusun program KKN beserta dengan sasaran dan tujuan diadakannya program tersebut.
Contoh : Programnya Pengetasan Buta Aksara untuk Lanjut Usia, Sasaran : Masyarakat dengan usia lebih dari 30 tahun, Tujuan : Diharapkan dengan diadakannya program ini Masyarakat yang buta aksara termotivasi untuk mau bisa membaca.
Urusan Logistik KKN
Logistik atau perbekalan untuk KKN harus dipersiapkan dari jauh-jauh hari sebelum pelaksanaan kegiatan. Hal ini sangat memungkinkan untuk kelayakan hidup sahabat selama masa KKN yang biasanya kira-kira mencapai satu bulan berlangsung. Perbekalan dibedakan menjadi dua jenis, yaitu perbekalan pribadi dan perbekalan kebutuhan tim. Untuk perbekalan pribadi, jelas yang harus kita persiapkan adalah kebutuhan pribadi atau barang-barang pribadi yang harus disiapkan untuk 30 hari kedepan, baik saya akan merincinya. Mulai dari ; perlengkapan pakaian, tidak usah terlalu banyak membawa pakaian cukup tiga stel pakaian formal, dan dua stel pakaian biasa, tetapi untuk masalah perlengkapan daleman bawa sekitar 6 buah, jadi jangan sampai sahabat meminjam celana dalam ke teman KKN sahabat, hhe.., perlengkapan mandi, termasuk perlengkapan untuk mencuci dan parfum didalamnya, percayalah ini akan sangat berguna nanti, perlengkapan untuk penyusunan laporan KKN, bawa juga buku litaratur yang diperlukan. Untuk sahabat yang punya kebutuhan khusus kesehatan bawalah obat pribadi anda. perlengkapan lainnya yang tidak kalah penting adalah cas-an hape sahabat. Saya rasa dibuat simple saja barang bawaannya agar packingnya tidak terlalu banyak.
Logistik Tim, sebelum merinci perlengkapan untuk tim, saya sarankan sahabat berembug dengan rekan KKN lainnya untuk menentukan siapa yang akan menjadi Ketua untuk tim KKN sahabat, karena dia yang bertanggung jawab mengorganisir semua perlengkapan selama kegiatan berlangsung. Saya sarankan pilihlah Ketua Tim KKN yang mempunyai rasa tanggung jawab yang tinggi, dan siap menghadapi resiko apapun. Baiklah kita rinci logistik tim ; perlengkapan masak, harus dimasukkan dalam kebutuhan tim KKN sahabat, jika sahabat ingin berhemat selama KKN berlangsung, bicarakan dengan tim siapa membawa apa?, perlengkapan tidur, sedikit banyaknya memang ini kebutuhan pribadi tetapi pada kenyataannya kita akan disibukkan dengan urusan tidur bersama-sama, karena berhubungan dengan fasilitas basecamp tempat kita tinggal selama KKN, ya jika belum ada kasur, terpaksa anggota tim harus ada yang membawanya, daripada setelah pulang KKN kita terkena beri-beri, hhe.. selanjutnya untuk logistik tim yang harus dipersiapkan adalah perlengkapan hiburan, saya sarankan hal ini perlu dipertimbangkan bawa apa saja yang bisa dipakai untuk menghibur semua anggota tim, karena bisa saja rasa jenuh melanda tim tiba-tiba, yang nantinya akan berimbas pada mood kerja kita dalam menjalankan program.
Urusan dengan Rekan Kerja Didalam Tim KKN
Tidak akan ada api kalau tidak ada asap.. Begitulah pepatah menuntun logika kita untuk berpikir dulu jika hendak melakukan sesuatu. Sesuatu terjadi karena ada sebab dan akibatnya. Oke, karena di atas saya menjajikan akan berbagi pengalaman yang didapat selama KKN saya akan mencoba menceritakannya secara singkat :
KKN itu bekerja secara tim! Ya, untuk sahabat yang hendak ber-KKN ria kelak, catatan pertama dari saya ini harus diperhatikan. Kita akan dihadapkan pada situasi dimana kita harus saling paham sifat antar personal yang ada dalam tim KKN tersebut, karena beda kepala beda kelakuan. Tidak sedikit tim KKN yang tidak harmonis dalam menjalankan setiap kegiatannya, sehingga bukan program KKNnya yang jalan tetapi egoistis pribadi yang muncul. Maka kita dituntut untuk menyesuaikan diri sesuai kebutuhan tim KKN. Konflik itu pasti muncul, tetapi bagaimana cara kita untuk mengatasinya. Ini dia pengalaman saya ketika berpatner dengan rekan kerja yang baru dikenal ; Senyum, Senyum manis kita untuk rekan keja di tim menjadi hal yang ampuh untuk menciptakan harmonisasi didalam tubuh tim, ini sangat penting ketika diskusi yang alot terjadi, buatlah diskusi itu menjadi suatu hal yang sederhana sambil berkalakar dengan candaan yang segar, agar tidak ada rekan kerja yang terlalu tegang selama diskusi berlangsung. Sabar, akan menjadi begitu sangat istimewa ketika karakter kerja kita tidak cocok dengan karakter rekan kerja, disaat kita bersungguh-sungguh untuk menjalakan program yang ada tetapi rekan kerja malah terlihat berleha-leha, hal pertama yang harus diakukan adalah menegurnya dengan halus, tetapi jika masih tetap sama saja kelakuannya, maka simpan dulu amarahmu itu, hhe.., selanjutnya usaplah dadamu katakan dalam hati "sabar.. sabarrrr..", lalu buatlah senyum seindah mungkin untuk dia, dan katakan "lebih baik tidur saja di rumah", selesai sudah, saya sarankan sahabat untuk pergi dari hadapan rekan kerja anda itu.
Urusan dengan Dosen Pembimbing
Dosen pembimbing adalah dosen yang diserahi tanggung jawab oleh kampus untuk membimbing tim KKN.
Pendekatan persuasif harus diterapkan untuk kelancaran nilai KKN sahabat..
Urusan Foto
Tidak menyarankan agar menjadi seseorang yang narsis, tapi camera digital benar-benar diperlukan untuk menjepret setiap ada momen yang harus diabadikan, dan saya jamin momen itu banyak sekali selama KKN! Positifnya hanya dengan gambar orang bisa mendeskripsikan kegiatan yang sedang berlangsung, meski pada kenyataanya kegiatan itu bukan kita yang menyelenggarakan, tetapi orang lain, kita hanya cukup nimbrung di kegiatan tersebut dan seolah-olah melangsungkan kegiatan itu, hhe.. Nice idea kan? buat menyiasati pembuatan laporan KKN?
Urusan Cinta Selama KKN
Cinta dapat tumbuh dimana saja, kapan saja, tidak mengenal waktu dan tempat. Saya dapatkan lagi pepatah untuk catatan penting KKN saya dalam urusan cinta selama KKN.
Cinlok atau cinta lokasi banyak dijumpai ketika KKN berlangsung, beruntunglah bagi sahabat yang belum memiliki pasangan, karena KKN adalah momen yang tepat dalam pencarian jodoh sesaat, ya.. kalau beruntung bisa langgeng.. tapi ingat, program KKN tetap harus jalan, terkadang Cinlok bisa menjadi motivasi lebih untuk mengerjakan program yang ada. Sedangkan bagi yang sudah memiliki pasangan, berhati-hatilah sahabat, jangan sampai kebablasan dalam menilai hati lawan jenis anda, ingat hanya dalam waktu KKN perasaan itu bisa berubah! tetapi kalau yakin dengan ke-cinlok-an sahabat, itu tidak akan menjadi masalah, perlu digaris bawahi Cinlok ini untuk pasangan yang berlainan jenis. Bahkan tidak hanya Cinlok untuk sesama rekan kerja yang dapat terjadi, urusan jatuh cinta dengan anak Pak Kades, atau tetangga sekitar bisa saja tanpa diduga menimpa sahabat! ingat : Cinta dapat tumbuh dimana saja, kapan saja, tidak mengenal waktu dan tempat.
Sebenarnya masih banyak urusan-urusan lainnya selama KKN, tetapi berhubung saya ada urusan dulu, mudah-mudahan ada kesempatan dilain waktu saya akan bercerita lagi tentang masa-masa ajaib KKN saya!
Ucapkan dalam hati "aal izz well/ all is well/ everything is gonna be all right/ semuanya akan berjalan baik-baik saja". Itu adalah mantra yang sering saya ucapkan selama KKN berlangsung!
Thanks!
Salam hangat,
Penulis HoR
Sangat Mengesankan
Ya, berkesan ! Saya berani menjamin kegiatan KKN pastilah berkesan pada akhirnya. Bagi sahabat yang sudah merasakan KKN, maka akan setuju dengan pernyataan yang saya ungkapkan, kecuali memang sahabat tidak menciptakan kesan yang baik dalam KKN itu sendiri.
Banyak cerita dan manfaat yang saya dapatkan selama kegiatan tersebut berlangsung.
Ternyata tidak mudah untuk menerapkan ilmu yang telah didapat diperkuliahan untuk dipraktekkan dalam kehidupan nyata! Saya tidak pernah diajarkan mata kuliah khusus untuk bersosialisasi dengan masyarakat, praktek pidato langsung didepan para Perangkat Desa, atau sekedar materi keterampilan tangan untuk melatih ibu-ibu PKK agar produktif. Semua itu saya dapatkan otodidak selama KKN!. Betapa luar biasanya pengaruh yang dibawa dari kegiatan tersebut.
Maka sedikit bekal untuk para sahabat saya akan berbagi pengalaman yang mungkin bisa jadi gambaran umum seperti apa KKN yang akan sahabat hadapi nanti.
Urusan Penyusunan Program Kerja
Ini adalah ruh nya KKN sahabat, karena tanpa program kerja, sahabat bukan melaksanakan KKN tetapi sedang berlibur bersama rekan-rekan sahabat! Program kerja apa yang harus dibuat? Tidak usah bingung-bingung untuk menyusun program kerja yang ada. Hal pertama yang harus dilakukan dalam penyusunan program kerja adalah adanya studi pendahuluan oleh sahabat ke lokasi dimana sahabat akan KKN nanti, deskripsikanlah lingkungan sekitarnya seperti apa, pendeskripsian tentang ; kondisi geografis, latar belakang pendidikan warga sekitar, profesi mayoritas yang ada dilingkungan tersebut harus dapat diketahui secara singkat karena biasanya studi pendahuluan dilaksanakan H-5 KKN, agar nanti ketika pelaksanaan KKN kita tidak susah payah unutk beradaptasi dengan lingkungan sekitar. Barulah setelah studi pendahuluan kita kita dapat gambaran unutk menyusun program KKN beserta dengan sasaran dan tujuan diadakannya program tersebut.
Contoh : Programnya Pengetasan Buta Aksara untuk Lanjut Usia, Sasaran : Masyarakat dengan usia lebih dari 30 tahun, Tujuan : Diharapkan dengan diadakannya program ini Masyarakat yang buta aksara termotivasi untuk mau bisa membaca.
Urusan Logistik KKN
Logistik atau perbekalan untuk KKN harus dipersiapkan dari jauh-jauh hari sebelum pelaksanaan kegiatan. Hal ini sangat memungkinkan untuk kelayakan hidup sahabat selama masa KKN yang biasanya kira-kira mencapai satu bulan berlangsung. Perbekalan dibedakan menjadi dua jenis, yaitu perbekalan pribadi dan perbekalan kebutuhan tim. Untuk perbekalan pribadi, jelas yang harus kita persiapkan adalah kebutuhan pribadi atau barang-barang pribadi yang harus disiapkan untuk 30 hari kedepan, baik saya akan merincinya. Mulai dari ; perlengkapan pakaian, tidak usah terlalu banyak membawa pakaian cukup tiga stel pakaian formal, dan dua stel pakaian biasa, tetapi untuk masalah perlengkapan daleman bawa sekitar 6 buah, jadi jangan sampai sahabat meminjam celana dalam ke teman KKN sahabat, hhe.., perlengkapan mandi, termasuk perlengkapan untuk mencuci dan parfum didalamnya, percayalah ini akan sangat berguna nanti, perlengkapan untuk penyusunan laporan KKN, bawa juga buku litaratur yang diperlukan. Untuk sahabat yang punya kebutuhan khusus kesehatan bawalah obat pribadi anda. perlengkapan lainnya yang tidak kalah penting adalah cas-an hape sahabat. Saya rasa dibuat simple saja barang bawaannya agar packingnya tidak terlalu banyak.
Logistik Tim, sebelum merinci perlengkapan untuk tim, saya sarankan sahabat berembug dengan rekan KKN lainnya untuk menentukan siapa yang akan menjadi Ketua untuk tim KKN sahabat, karena dia yang bertanggung jawab mengorganisir semua perlengkapan selama kegiatan berlangsung. Saya sarankan pilihlah Ketua Tim KKN yang mempunyai rasa tanggung jawab yang tinggi, dan siap menghadapi resiko apapun. Baiklah kita rinci logistik tim ; perlengkapan masak, harus dimasukkan dalam kebutuhan tim KKN sahabat, jika sahabat ingin berhemat selama KKN berlangsung, bicarakan dengan tim siapa membawa apa?, perlengkapan tidur, sedikit banyaknya memang ini kebutuhan pribadi tetapi pada kenyataannya kita akan disibukkan dengan urusan tidur bersama-sama, karena berhubungan dengan fasilitas basecamp tempat kita tinggal selama KKN, ya jika belum ada kasur, terpaksa anggota tim harus ada yang membawanya, daripada setelah pulang KKN kita terkena beri-beri, hhe.. selanjutnya untuk logistik tim yang harus dipersiapkan adalah perlengkapan hiburan, saya sarankan hal ini perlu dipertimbangkan bawa apa saja yang bisa dipakai untuk menghibur semua anggota tim, karena bisa saja rasa jenuh melanda tim tiba-tiba, yang nantinya akan berimbas pada mood kerja kita dalam menjalankan program.
Urusan dengan Rekan Kerja Didalam Tim KKN
Tidak akan ada api kalau tidak ada asap.. Begitulah pepatah menuntun logika kita untuk berpikir dulu jika hendak melakukan sesuatu. Sesuatu terjadi karena ada sebab dan akibatnya. Oke, karena di atas saya menjajikan akan berbagi pengalaman yang didapat selama KKN saya akan mencoba menceritakannya secara singkat :
KKN itu bekerja secara tim! Ya, untuk sahabat yang hendak ber-KKN ria kelak, catatan pertama dari saya ini harus diperhatikan. Kita akan dihadapkan pada situasi dimana kita harus saling paham sifat antar personal yang ada dalam tim KKN tersebut, karena beda kepala beda kelakuan. Tidak sedikit tim KKN yang tidak harmonis dalam menjalankan setiap kegiatannya, sehingga bukan program KKNnya yang jalan tetapi egoistis pribadi yang muncul. Maka kita dituntut untuk menyesuaikan diri sesuai kebutuhan tim KKN. Konflik itu pasti muncul, tetapi bagaimana cara kita untuk mengatasinya. Ini dia pengalaman saya ketika berpatner dengan rekan kerja yang baru dikenal ; Senyum, Senyum manis kita untuk rekan keja di tim menjadi hal yang ampuh untuk menciptakan harmonisasi didalam tubuh tim, ini sangat penting ketika diskusi yang alot terjadi, buatlah diskusi itu menjadi suatu hal yang sederhana sambil berkalakar dengan candaan yang segar, agar tidak ada rekan kerja yang terlalu tegang selama diskusi berlangsung. Sabar, akan menjadi begitu sangat istimewa ketika karakter kerja kita tidak cocok dengan karakter rekan kerja, disaat kita bersungguh-sungguh untuk menjalakan program yang ada tetapi rekan kerja malah terlihat berleha-leha, hal pertama yang harus diakukan adalah menegurnya dengan halus, tetapi jika masih tetap sama saja kelakuannya, maka simpan dulu amarahmu itu, hhe.., selanjutnya usaplah dadamu katakan dalam hati "sabar.. sabarrrr..", lalu buatlah senyum seindah mungkin untuk dia, dan katakan "lebih baik tidur saja di rumah", selesai sudah, saya sarankan sahabat untuk pergi dari hadapan rekan kerja anda itu.
Urusan dengan Dosen Pembimbing
Dosen pembimbing adalah dosen yang diserahi tanggung jawab oleh kampus untuk membimbing tim KKN.
Pendekatan persuasif harus diterapkan untuk kelancaran nilai KKN sahabat..
Urusan Foto
Tidak menyarankan agar menjadi seseorang yang narsis, tapi camera digital benar-benar diperlukan untuk menjepret setiap ada momen yang harus diabadikan, dan saya jamin momen itu banyak sekali selama KKN! Positifnya hanya dengan gambar orang bisa mendeskripsikan kegiatan yang sedang berlangsung, meski pada kenyataanya kegiatan itu bukan kita yang menyelenggarakan, tetapi orang lain, kita hanya cukup nimbrung di kegiatan tersebut dan seolah-olah melangsungkan kegiatan itu, hhe.. Nice idea kan? buat menyiasati pembuatan laporan KKN?
Urusan Cinta Selama KKN
Cinta dapat tumbuh dimana saja, kapan saja, tidak mengenal waktu dan tempat. Saya dapatkan lagi pepatah untuk catatan penting KKN saya dalam urusan cinta selama KKN.
Cinlok atau cinta lokasi banyak dijumpai ketika KKN berlangsung, beruntunglah bagi sahabat yang belum memiliki pasangan, karena KKN adalah momen yang tepat dalam pencarian jodoh sesaat, ya.. kalau beruntung bisa langgeng.. tapi ingat, program KKN tetap harus jalan, terkadang Cinlok bisa menjadi motivasi lebih untuk mengerjakan program yang ada. Sedangkan bagi yang sudah memiliki pasangan, berhati-hatilah sahabat, jangan sampai kebablasan dalam menilai hati lawan jenis anda, ingat hanya dalam waktu KKN perasaan itu bisa berubah! tetapi kalau yakin dengan ke-cinlok-an sahabat, itu tidak akan menjadi masalah, perlu digaris bawahi Cinlok ini untuk pasangan yang berlainan jenis. Bahkan tidak hanya Cinlok untuk sesama rekan kerja yang dapat terjadi, urusan jatuh cinta dengan anak Pak Kades, atau tetangga sekitar bisa saja tanpa diduga menimpa sahabat! ingat : Cinta dapat tumbuh dimana saja, kapan saja, tidak mengenal waktu dan tempat.
Sebenarnya masih banyak urusan-urusan lainnya selama KKN, tetapi berhubung saya ada urusan dulu, mudah-mudahan ada kesempatan dilain waktu saya akan bercerita lagi tentang masa-masa ajaib KKN saya!
Ucapkan dalam hati "aal izz well/ all is well/ everything is gonna be all right/ semuanya akan berjalan baik-baik saja". Itu adalah mantra yang sering saya ucapkan selama KKN berlangsung!
Thanks!
Salam hangat,
Penulis HoR
Langganan:
Postingan (Atom)